Selasa, 28 Oktober 2014

Penne Aglio Olio with Chicken and Horenzo

Alooohhaaaa... blogku.. lama banget gak ngupdate blog ternyata pengunjung tiap harinya malah bertambah dan ternyata ada komentar-komentar di blog yang tidak terkonfirmasi karena ternyata setting untuk komentarnya tidak direct ke notif email hihi... jadi maafkan saya..

Saat ini saya sedang diet ketat, karena mendadak tes darah kolestrol saya cukup tinggi ( biasa normal-normal aja ), memang terakhir sering kuliner dan gak jaga makan ditambah sudah jarang banget nyaris gak pernah olahraga sejak punya anak, mana lagi kalau pas anak sakit pasti malamnya bergadang. Yaah.. jadi banyak faktor untuk membuat kolestrol saya naik deh ..

Sore ini mendadak bisa pengen buat spaghetti aglio olio, pas di lemari es ada sisa fillet ayam dan 2 ikat bayam horenzo organik . Langsung deh masuk dapur mau buat.. eh tapi ternyata spaghetti saya ketlingsut (alias gak ketemu ) , berhubung sudah lapar dan nemunya penne .. alhasil gak jadi masak spaghetti tapi jadinya masak penne hehe... sama pastanya juga sih. Hasilnya juga sangat memuaskan dan simple banget.



Bahan :
Penne ( kira-kira untuk porsi 2 orang )  direbus dengan sedikit garam dan sedikit minyak
2 potong fillet ayam  ( beli di supermarket biasa sudah potongan2 memanjang ) 
3 siung bawang putih  ( digeprek cacah )
2 cabe merah kriting ( dirajang )
Horenzo ( bayam jepang ) sesuai selera , saya pakai 3 bonggol
Garam

Cara memasak :
1. Potong bonggol horenzo dan blansir dengan air mendidih
2. Siapkan pan , beri sedikit minyak kemudian masukkan bawang putih, cabe dan ayam , garam,  aduk-aduk dengan api sedang hingga ayam matang
3. Masukkan horenzo sambil terus diaduk , masukkan penne yang sudah direbus dan tambahkan sedikit garam
4. Bila minyak bawang cabe sudah merata dengan penne matikan api dan sajikan

Gampang dan enak :D

Sabtu, 21 Juni 2014

De Cafe - MG Suites lt. 2 - cocok untuk nongkrong

Satu lagi cafe yang cocok untuk nongkrong di Semarang, dengan maskot dua beruang imut ^,^ . Letaknya memang bukan di jalan raya langsung tapi mudah dijangkau dan di tengah kota Semarang. Dari jalan Gajah Mada cuman masuk kira-kira 200 meter , dari jalan raya juga terlihat bangunan tinggi bertuliskan MG Suites. Di situlah letak De Cafe ini. Untuk kendaraan pribadi juga bisa parkir masuk ke MG Suites kemudian tinggal cari saja petunjuk pintu masuk De Cafe , letak tepatnya di lt.2 di sisi kolam renang.


Begitu masuk kita akan disambut dengan pemandangan kolam renang dan beberapa sofa di samping kolam renang , yang letaknya tepat di depan pintu masuk De Cafe.  Masuk ke dalam interiornya pun awalnya terkesan kecil karena cuman disambut dengan counter dan sebuah meja makan dengan 4 kursi.

Rabu, 18 Juni 2014

New Florian Ice Cream

Setelah lebih dari 10 tahun akhirnya saya menginjakkan kaki ke tempat ini lagi. Tempat ini sudah berubah total dari terakhir saya kesana untuk beribadah, karena memang dulu gereja saya beribadah di lt.2 tempat ini. Yup... Sekarang Florian yang merupakan salah satu pelopor 'cafe' es krim di Semarang berubah wajah menjadi sebuah tempat nongkrong yang cozy dan modern. Cukup terkejut juga waktu masuk pertama kali karena benar-benar dirombak total. Walaupun proses renovasi sebenarnya sudah lama tapi baru sempat saya mencicipi nya hari Minggu kemarin.

Tempat duduk yang disediakan sekarang lebih banyak, dan lt.2 pun dirombak menjadi sebuah arena playground untuk anak-anak. Dengan biaya Rp. 20.000,- per anak , anak-anak bisa main sepuasnya. Tempat nya amat dan bersih sekali. Untuk bermain anak-anak harus memakai kaos kaki, kalau tidak membawa bisa beli kaos kaki seharga Rp. 12.000,- sepasang.

Kembali ke nuansa cafenya, sofa-sofa dan kursi yang ada didesain dengan warna pastel dikombinasi dengan unsur-unsur kayu. Ditunjang dengan pencahayaan yang pas membuat betah nongkrong berlama-lama.

Menunya sekarang jauh lebih lengkap untuk pilihan es krimnya, biarpun untuk makanan / snack tidak banyak pilihan , dan harga-harganya relatif mahal, tapi untuk beli nuansa ya ok lah. Tidak ada minuman lain selain yang berbau es krim. Jadi kita tidak bisa pesan es teh disini hihihi, tapi air minum disini masih free dan seger.

Interior



Tanpa Plafond membuat kesan ruang semakin luas
Betah nongkrong berlama-lama sambil ngemil dan nge-es

Minggu, 18 Mei 2014

Family Resoles [ Photoshoot ]

Resoles ini buatan mami semarang, sekaligus resep keluarga, jadi dah dari jaman mak dulu kalau bikin resoles juga rasanya seperti ini . Resepnya dulu pernah saya upload, tapi dengan foto seadanya dengan kamera pocket. Berhubung lagi semangat nyobain lensa baru, jadi lah memfoto resoles mami sebagai objek percobaan. Resep di blog http://eat-love-and-dream.blogspot.com/2011/04/family-resoles.html Sekalian re-write resepnya disini .



Sabtu, 10 Mei 2014

Ngoyang Babi

Holaaa.. haloooo... Lama gak update blog , dikarenakan kesibukan di rumah dan browsing , jadi setiap online belum sempat membuka blog sendiri hehe..

Kali ini mau sharing resep ngoyang babi.. bisa diganti dengan daging ayam .

Awalnya bikin ini melihat tukang jualan ngoyang di pasar gang baru , waktu itu sudah siang jadi pasar sudah sepi, gerobak ngoyang tersebut lagi mangkal dan saya beli untuk bawa pulang. Dari situ sempat melihat ada ngoyang mentah yang mana kulitnya ternyata memakai kulit lumpia ! Karena selama ini saya tidak pernah memikir kalau ngoyang itu pakai kulit lumpia hehe.. mikirnya kulitnya susah , memang ada yang khusus jual ngoyang pakai kulit kembang tahu, tapi jauh lebih njlimet pastinya.

Nah beberapa hari kemudian saya bereksperimen membuat ngoyang  , di lemari es juga masih ada sedikit daging babi giling , bumbu ngoyang juga punya, tinggal beli kulit lumpia di ADA seharga Rp. 4.200,- isi 10 lembar.  Jadi langsung iseng2 coba dan akhirnya berhasilll sodara2. Dengan daging sedikit bisa bagi-bagi sama mertua juga. Biarpun gak banyak cukuplah untuk cemil-cemil hihi...

Bahan : 
100 gr daging babi giling ( kira2 aja sih kemarin 3 sdm munjung )
1 telor ayam kocok ( pilih yang kecil saja )  
3 sdm tepung sagu
5 batang daun brambang ( rajang kecil-kecil ) 
1/2 sdt bubuk ngoyang / ngohiong ( beli di supermarket sudah berupa wadah kecil tinggal tabur )
Garam
Merica
5-6 lembar kulit lumpia dibagi 2 ( karena besar ) 
Minyak untuk menggoreng

Cara membuat : 
1. Kocok telor, beri garam, merica, bubuk ngoyang, dan daun brambang , kocok rata
2. Masukkan daging
3. Aduk rata sambil diberi tepung sagu sedikit-sedikit supaya merata dan adonan mengental tidak terlalu lembek supaya mudah untuk digulung kulit


4. Ambil kulit lumpia, beri isian sekitar 1 sdm ceper ratakan di tengah kemudian gulung, dan tekan kedua ujungnya supaya menutup
5. Goreng dengan minyak panas api sedang kalau kulit sudah kering dan kecoklatan angkat kemudian tiriskan



Untuk saosnya saya tidak membuat sendiri karena tidak punya bahan ( biasa yang dijual pakai saus taoco atau saos tomat yang ada seperti parutan lobaknya ) . Kali ini saya coba cocol dengan saos bangkok Indofood rasanya cocok juga hehe..

Selamat mencoba.



Sabtu, 12 April 2014

Ayam Saus Lemon

Awalnya masak ini nemu resep di pinterest, juga pas ada diskonan lemon di hypermart. Bahannya sederhana , cuman memang banyak wadah dan alat yang dipakai hehe


Bahan Ayam :
2 paha fillet ( tanpa tulang dan kulit ) *boleh pakai dada filet
2 sdm Kecap asin
Sejumput garam

Bahan adonan tepung (  campur semua ) :
2 telor ayam dikocok
1/3 gelas blimbing tepung maizena
1/2 sdt baking powder
Garam
Merica

Minyak banyak untuk menggoreng

Bahan saus lemon ( campur semua ) :
1 gelas blimbing air ( sekitar 150 ml ) *air bisa diganti air kaldu ayam
2-3 sendok syrup lemon ( saya pakai sunquick )
3 sdm gula pasir
2 sdm maizena
4-5 tetes Pewarna kuning ( bisa di skip, saya pakai karena kebetulan punya , biasa untuk main cat Karen :D )

Irisan Lemon untuk garnish

Cara memasak ayam :
1. Potong-potong daging ayam seukuran sekali makan ( sekitar 2 cm )
2. Rendam dengan kecap asin dan sedikit garam, selama 30 menitan , bisa ditaruh di lemari es
3. Masukkan ayam yang sudah dibumbui ke dalam adonan tepung
4. Siapkan minyak panas, api sedang masukkan daging ayam satu persatu dengan sendok ( supaya ayam tidak saling menempel dan adonan tepung bisa ikut melapisi ayam / agak tebal )
5. Kalau tepung sudah matang angkat  dan tiriskan

Cara membuat saos lemon :
1. Siapkan panci kecil atau bisa pakai teflon, beri sedikit minyak ( sekitar 1 sdm )  panaskan, kemudian masukkan bahan saus lemon sambil diaduk - aduk hingga mengental dan warnanya bening.
2. Boleh ditambahkan potongan lemon saat merebus saos
3. Kalau suka asam bisa ditambahkan sedikit perasan air lemon
4. Siram ayam dengan saus, sajikan hangat bisa dimakan dengan brokoli rebus dan nasi hangat.. Yummy ...



Kamis, 06 Maret 2014

Strawberry Mojito

Muncul ide nyobain ini pas Koh Benny ( photographer ) nitip daun mint di gelael katanya mau dibikin mojito, karena pengen tahu penampakan mojito jadi langsung search-search resepnya di net . Pas kemarin minggu ke gang baru ternyata ada penjual sayur yang jual daun mint juga dengan harga lebih murah dari gelael. Harga 1/2 ons cuman 3 ribu perak hehe..

Terus pas perjalanan pulang ke Kudus ( dari Semarang ) pas bawa pick up jadi bisa mampir beli papan untuk alas foto sekalian murah selembar cuman 10 ribu hehe daripada bikin sendiri kan ribet ^^

Jadilah eksperimen moto-moto berikut ini , dari puluhan foto ternyata cuman dikit yang bikin puas hehe ternyata moto minuman gak gampang ( apalagi saya bukan penggemar minuman soda dan manis ), tapi menantang juga . Karena ini ajang berlatih memfoto minuman, jadi banyak foto dari berbagai sudut dan sedikit editan warna ( main contrast n color balance )




Bahan : 
6 buah strawberry ukuran besar ( potong jadi 3 atau 4 bagian )
10 lembar daun mint
1 kaleng air soda ( tawar )
Simple Syrup ( saya membuat dengan air sekitar 50 ml + gula pasir 100 gr kemudian direbus hingga gula menyatu dengan air )

Strawberry utuh dan daun mint untuk hiasan

Selasa, 04 Maret 2014

Udang Bakar Madu # 2 ( ala Mang Engking )

Nyobain bikin udang bakar madu nya mang engking. Sebenarnya rasanya tidak terlalu istimewa tapi kalau di mang engking , udang yang dipakai besar dan gemuk jadi disitulah keistimewaannya.

Pas tadi dapat udang yang lumayan besar biarpun tidak sebesar punya mang engking. Jadilah eksperimen bikin udang madu mang engking.

Dari browsing resep-resep di net dan hasil coba-coba , jadilah resep ini , tapi udangnya tidak saya bakar melainkan saya grilled pan. Gak nyangka juga untuk bikin udang madu ini bahan yang dipakai untuk mengoles banyak juga , gak heran harganya jadi mahal hehehe..

Bahan :
12 udang ukuran besar ( kalau ada yang jumbo lebih baik )
Perasan air Jeruk nipis / lemon

Bahan bumbu olesan:

Saos tomat ( hampir 1/2 botol ukuran .... )
3 sdm kecap manis
3 sdm madu
1/2 sdt garam
Saos sambal ( bisa 2 sdm atau sesuai selera )
--
* 4 batang tusuk sate ( rendam bentar di air supaya tidak gosong / panas )
*minyak banyak untuk menggoreng

Cara memasak :
1. Cuci udang terutama bagian dalam kepalanya di aliran air kran supaya kotorannya keluar
2. Belah kulit punggung dan buang uratnya
3. Beri air jeruk nipis atau lemon , diamkan sekitar 10 menitan kemudian cuci lagi dengan air bersih
4. Siapkan tusuk sate, tusuk udang masing-masing 3 ekor
5.  Campur semua bahan saos, oleskan pada udang merata terutama di bagian belahan punggung. Sisakan sekitar sepertiga bumbu olesan untuk dipakai membakar.
6. Diamkan sekitar 30 menit supaya bumbu menempel
7. Siapkan minyak panas , goreng udang sebentar saja hingga berubah warna kemerah-merahan

Udang yang sudah digoreng sebentar

Snaps : Black Canyon - Rinjani

Baru sekali ini saya masuk Black Canyon Candi , dulu -dulu cuman sering dibungkusin sama mama menu goreng-gorengnya , mama saya sendiri juga nitip ma temannya hihihi.. Karena gak tau kenapa tiap kali saya ajak mama bilang menunya banyak yang kurang suka. Belum lihat sendiri sudah ngejudge hehehe..
Akhirnya minggu kemarin berhasil merayu mama untuk ikutan ke sini.
Baru tahu beliaunya bahwa menu disini macem-macem dan akhirnya justru mama saya  sendiri yang mencoba paling banyak.
Berhubung mama paling gak sabar kalau nunggu saya moto , jadi ya motonya terpaksa seadanya dan sekenanya ya hehehe..

Black Canyon merupakan franchise yang spesialis menu Thailand ( saya termasuk penggemar masakan thai juga :D ) . Jadi yang pasti rata-rata hampir semua menu yang kami pesan cocok dengan lidah kami.  Kebetulan tenggorokan saya lagi sakit jadi gak bisa nyobain sendiri menu-menu gorengan dan spicy nya hix hix...

Ini pesanan adik saya, terasa rasanya seger , asam pedas dan salmonnya gak amis

Ribs nya enak banget.. tanpa siraman saus tapi bumbu sudah meresap dan empuk dagingnya

Senin, 24 Februari 2014

Waroeng Pati ~ Spesialis Menu Naga dan Sori

Kota tetangga Kudus terdekat adalah Pati , yang mana juga merupakan salah satu kota bila kita mengendarai mobil dari Semarang menuju Surabaya. Seperti kota-kota transit lainnya, di Pati kita juga bisa menemukan tempat yang cocok untuk kuliner dan istirahat sejenak, sebelum melanjutkan perjalanan lagi.  Yang sudah biasa perjalanan melewati Pati pasti sudah tahu Kios Kacang Dua Kelinci , biasa kita sering mampir di toiletnya karena super bersih sekalian beli kacang prestonya hihihi..  Nah tempat makan satu ini letaknya satu kompleks dengan Kacang Dua Kelinci , karena memang Dua Kelinci yang berekspansi ke bisnis kuliner sekitar 2 tahun lalu.Tempat ini bernama .. Waroeng Pati....


Biarpun namanya Waroeng ( warung ) , bentuknya sama sekali jauh dari warung, justru lebih menyerupai tempat wisata, biarpun tidak terlalu luas. Soal suasana,  arsitektur dan ornamen Jawa Tengah mendominasi dan yang pasti di sini banyak spot untuk foto-foto. Ada beberapa spot favorit seperti ayunan, gebyok, pinggir kolam, dan di pendoponya.


Ornamennya tidak lepas dari Dua Kelinci sebagai produsen kacang :D

Rabu, 19 Februari 2014

Just Snap Shoot ~ Pizza Hut

#Latepost# :D 
Kesibukan sebagai ibu rumah tangga, jadi mesti prioritaskan keluarga dulu , apalagi punya anak berusia toddler yang lagi aktif-aktifnya mengeksplorasi membuat tidak bisa berlama-lama menyentuh laptop. Mau curi-curi waktu saat Karen tidur juga tidak mudah  , karena ada banyak kesibukan lain selain ngeblog hehehe.. ( misalnya : masak, tata2 rumah, membaca, dan me time ^^ ) 

Kali ini gak banyak review cuman mau post aja foto-foto di pizza hut . 
Salah satu menu pinggiran pizza terbaru dari Pizza Hut adalah Cheesy Ria , bagi penyuka keju , menu ini wajib dicoba ^^







Selasa, 18 Februari 2014

Pangsit Udang Salad - Menu Dimsum

Menu dimsum ini biasa tersedia di restaurant chinese food,  biasa disebut salad udang karena disajikan dengan mayonaise , tapi bentuk nya lebih seperti pangsit udang karena memakai kulit yang digoreng.
Untuk membuatnya benar-benar gampang dan cepat. 



Bahannya :
250 gr udang kecil ( kupas semua , bersihkan dan cuci, boleh diberi jeruk nipis / lemon dulu supaya tidak amis )

1/2-1 sdt Garam 
Merica 
1 sdt Minyak wijen 

Bahan saos mayonaise : 
3 sdm mayonaise ( saya pakai mayumi )
50 ml susu uht tawar
sedikit perasan jeruk nipis 
susu kental manis secukupnya ( sesuai selera ) 

Cara membuat : 
1. Campur semua udang dengan garam, merica, dan minyak wijen, aduk-aduk merata , diamkan sekitar 15-20 menit
2. Masukkkan sekitar 2- 3 ekor udang yang sudah dibumbui ke dalam kulit.  Cara melipat kulit : lipat bentuk segitiga, katupkan tepi segitiganya , bikin kerutan .
3. Siapkan minyak panas dengan api sedang goreng udang yang sudah dibungkus
4. Setelah berwarna kuning keemasan merata , angkat dan tiriskan minyaknya

Cara membuat saos mayonaise : 

Campur semua bahan saos aduk merata, cicipi sesuai selera ( ada yang suka asam, manis ) 
Kalau mau mayonaise yang agak manis tinggal tambah mayonaise dengan susu kental manis atau gula cair.


Sajikan bersama 'pangsit' udangnya. 




Senin, 10 Februari 2014

Sendok Bebek - Noodle and Rice

Sendok Bebek, kalau dengar nama tersebut bayangannya seperti sendok yang untuk sop ya..( coba saja digoogling : sendok bebek , pasti yang keluar gambar sendok melulu hehehe.. )  tapi jangan salah.. ini nama salah satu resto yang tergolong baru di Semarang, dimana menu unggulannya mie , kalau disambung-sambungkan ya boleh juga sih nama itu karena untuk nyendok kuah mi kan pakai sendok bebek ^,^

Sebenarnya gak sengaja mampir ke Sendok Bebek, karena pas Januari kemarin ada undangan pemberkatan nikah di Gereja dekat Sendok Bebek ini tepatnya di Jl. Gayam, jadi mampir sekalian disana untuk makan siang ( sekalian kuliner :P ).

Eksteriornya cukup eye catching dengan dominan warna hitam dan merah . Lahan parkir juga lumayan luas , biarpun kami parkir di luar area karena pada saat itu parkirannya sudah penuh.

Begitu masuk interiornya langsung menarik mata gw , karena disambut dengan background potongan-potongan kayu yang dirangkai , seperti sarang burung gitu. Suasana interiornya juga dominan kayu dan warna merah . Disana juga dibagi ruang smoking dan non smoking , berhubung ruang non smoking sudah penuh jadi kami di ruang smoking ( yang pada saat itu lagi gak ada orang merokok , jadi bebas dari asap :)  )

Ikutan nampang dulu...

So eye catcing ^3^
 Selain potongan kayu tersebut ada satu sisi yang cukup menarik mata juga , yaitu area kasir , karena di bagian meja kasirnya ditempeli mangkok , lumayan juga ya kalau jatuh :P 

Jumat, 07 Februari 2014

Udang Telor Asin

Menu telor asin sekarang sering ditemui di banyak resto terutama chinese food. Menu telor asin yang berkesan ( dan favorit ) bagi saya itu Udang dan Gurami telor asinnya Palace Cuisine Semarang, karena masak telor asinnya disana dibuat kering .
ini penampakan Udang Telor asin nya Palace Cuisine
Dulu pernah membuat menu serupa tapi kurang berhasil, setelah cari-cari di net dan coba beberapa kali akhirnya sukses juga membuat telor asin yang garing.

Bahan : 
300 gr Udang ukuran besar ( buang kepala, jangan buang kulit badan dan ekor , cukup belah punggung bersihkan / buang urat hitamnya )
1 telor ayam ( diambil putihnya saja )
2 telor asin matang ( kuningnya saja  )
1 sdt kecap asin 
Tepung Maizena
Garam
Merica
2 bawang putih geprek cacah
Daun kari ( tidak pakai karena lupa beli :P )
1/2 Jeruk nipis ( untuk menghilangkan amis )

Minyak untuk menggoreng


Cara memasak : 
1. Udang yang sudah dibersihkan cuci bersih dan beri sedikit perasan jeruk nipis , kecap asin, garam , merica dan putih telor dan 1 sdm tepung maizena. Aduk rata dan diamkan 1 jam an ( supaya putih telor lengket )
2. Siapkan wajan berisi minyak agak banyak , panaskan
3. Siapkan tepung maizena kering di piring bersih . Balur udang yang sudah direndam tadi dengan tepung maizena hingga rata.


4. Goreng udang dengan minyak panas dan api sedang sekitar 1 menit ( jangan lama-lama supaya udang tidak ulet )
5. Angkat udang dan tiriskan
Udang yang sudah digoreng
 6. Tuang / sisihkan minyak yang untuk menggoreng tadi , sisakan sedikit untuk menumis bawang putih dan daun kari  ( boleh memakai 1 sdm mentega sebagai ganti minyak untuk menumis )
7. Setelah bawang wangi , dengan api sedang masukkan kuning telor asin sambil diaduk-aduk beri 1 sdm tepung ( pakai maizena juga bisa ) -- tujuannya supaya 'pasir'nya lebih banyak  , aduk hingga telor asin matang ( sedikit kecoklatan), masukkan langsung semua udang yang sudah digoreng sambil diaduk-aduk hingga rata
8. Sajikan dan makan ketika masih hangat ^__^

Note :
* Jika kuning telornya tidak asin bisa ditambahkan garam saat memasak telor asinnya .


Chicken Parma

Copas dari wikipedia : 
Chicken parmigiana (also referred to as a parmi or parma ) is a chicken dish based on the Italian Parmigiana, and is regularly served in Australian pubs. The meal consists of a breaded chicken breast, or chicken schnitzel, covered with a tomato-based neapolitan sauce and cheese.In Australia the addition of a slice of ham or bacon makes up the parmigiana. The dish is typically served with a side of chips and salad, although there is some dispute as to whether the chips should be served under or next to the chicken.

Duluuu tahu nama menu ini pas awal2 makan di RED. Tapi karena sampai sekarang belum pernah makan model chicken parma ini di tempat lain jadi tidak tahu rasa lainnya. Jadi coba cari resep di net akhirnya bikin dengan bahan seadanya. Biarpun mungkin belum sama dengan chicken parma yang asli, yang penting sesuai dengan lidah sendiri hehe...


Bahan :
2 potong dada / paha fillet  ( saya lebih suka paha karena supaya Karen bisa ikut makan  , tekstur paha lebih mudah dikunyah)
Garam
Merica
Lemon untuk diperas ( boleh di skip )

Siapkan 3 piring , masing2 berisi :
1 telor ayam
Tepung terigu
Tepung roti kasar ( bread crumb )

Minyak untuk menggoreng

Bahan untuk di oven :
Keju Mozarella ( diparut )
Saos tomat
Oregano
Keju parmesan ( boleh skip )

Cara memasak :
1. Pukul-pukul ayam fillet supaya tipis dan lebar
2. Lumuri dengan air lemon, garam dan merica merata , diamkan sekitar 20-30 menit
3. Balut ayam dengan tepung terigu merata ( piring pertama )
4. Masukkan dalam kocokan telur ( piring kedua )
5. Kemudian balut dengan tepung roti ( piring ketiga ) , tekan-tekan supaya tepung roti bisa menempel
6. Goreng dengan fry pan, dengan minyak panas , api sedang sisi bawah dulu, setelah kuning keemasan kemudian balik sisi berikutnya, jangan dibolak balik.
7. Setelah matang tiriskan

Note : kalau tidak mau digoreng langsung boleh dimasukkan wadah dan di freezer.

8. Siapkan oven , set di suhu 175 "C
9. Taruh ayam di piring tahan panas
10. Oles dengan saus tomat , kalau ada ham boleh ditaruh di atas saus tomat , baru kemudian taburi dengan keju mozarella + parmesan dan taburan oregano sedikit

ini pas ada alumunium foil nganggur jadi bungkus pakai foil,
biasa langsung diatas piring tahan oven

11. Masukkan ke oven sekitar 5 menit hingga keju meleleh
12. Keluarkan dan sajikan dengan kentang + salad ( lagi tidak punya bahan salad jadi ya pakai kentang saja )


Senin, 03 Februari 2014

Bola--Bola Udang atau Shrimp Balls #2

Dulu sudah pernah upload resep Bola-bola udang / shrimp balls ini disini , awalnya bikin ini lagi karena belum puas moto-moto yang resep terdahulu. Jadi sekalian eksperimen resep yang agak beda, dengan menggunakan 3 macam tepung, sekalian moto-moto lagi hehe.. Sayang gak moto waktu masih 'mentah'nya :( *males cuci-cuci tangan

Bahan : 
150 gr udang yang sudah dikupas ( dicacah )
1 batang onclang / daun bawang ( rajang kecil-kecil )
1/2 telor kocok ( kocok 1 telor tapi dipakai separo saja )
2 sdm terigu
1 sdm tepung kanji
1/2 sdm tepung sagu  ( boleh skip )
1/2 sdt baking powder
1 sdt minyak wijen
Garam
Merica

Selimut : 5 lbr roti tawar potong kotak-kotak kecil

Minyak untuk menggoreng 

Cara memasak : 
1. Campur semua bahan kecuali roti tawar , aduk rata hingga tidak terlalu lembek, jika terlalu lembek bisa ditambah sedikit tepung terigu
2. Ambil sedikit adonan dengan sendok makan , bikin bulatan dengan 2 telapak tangan , memang sedikit lengket tapi jauh lebih mudah untuk membentuknya.
3. Gulingkan di roti tawar kotak-kotak kecil hingga menyeluruh
4. Goreng dengan minyak panas tapi api sedang hingga keemasan
5. Tiriskan dan nikmati dengan saus tomat atau sambal . Yummyyy ^.^



Bisa jadi sekitar 8 buah Shrimp Balls
----
Kalau mau bikin saus sendiri juga bisa , misalnya dengan resep berikut :
1. Didihkan 50 ml air , tambah 3 sdm saos tomat , 1-2 sdm gula dan bawang putih geprek 1 siung
2. Beri air maizena untuk mengentalkan sambil diaduk-aduk hingga meletup-letup
3. Matikan api.
Saos bisa disesuaikan untuk tingkat keasaman dan manisnya

Note :
* Supaya gampang mencacah udang : udang bisa difreezer dulu kemudian dicacah saat sudah 1/2 beku :D 
* Kalau punya food processor tinggal diblender aja udangnya
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...