Rabu, 16 September 2015

Mie Kangkung

Inspirasi menu kali ini dari bu Kum , kalau pas kita ada rapat bu Kum beberapa kali sajikan menu ini. Praktis n enak. Jadi dengan sedikit modifikasi jadilah saya bereksperimen. Dan suami sukaaa.. Wkwkk

Bahan  :
500 gr Mie basah ( bisa utk porsi 5 org )
1 ikat kangkung ( siangi , rebus )

Sabtu, 04 Juli 2015

Review The Harvest ~ Patissier & Chocolatier

Wah ternyata sudah lebih dari 3 bulan gak update blog .. padahal yang mau diupload di blog sudah banyak, karena menumpuk jadi bingung juga mau tulis apa dulu , statusnya late post semua .

Ya sudah , untuk mengurangi sebagian file-file di hp ( karena belum diupload  dan memory card mendadak error T.T jadi foto tidak terbaca di lappie ) , pilihan ngeblog kali ini jatuh pada review The Harvest - Semarang yang masih cukup happening juga di Semarang.
Sebenarnya The Harvest ini sudah cukup lama, lebih dari 6 bulan buka di Semarang. Tetapi karena lahannya tidak terlalu luas jadi tidak bisa terlalu banyak juga customer yang ditampung di ruangan. 

Karena sedang tidak banyak waktu juga, jadi tidak bisa ngedit foto dan ngeblog lama-lama. Silakan nikmati saja sebagian foto-foto yang ada . 
 

Sepanjang tembok dihiasi HI photo
Sculpture yang menjadi pusat di area dining

Selasa, 31 Maret 2015

Sushi Mini Chicken Teriyaki

Baru ingat kalau punya nori yang belum kepakai, sambil melihat bahan di kulkas kepikir eksperimen buat sushi dengan isian chicken teriyaki. 
Resep nasinya juga dapat dari teman saya bu Ira hahaha thanks again bu :D

Bahan nasi  : 
Nasi putih yang sudah matang 
cuka 1 sdt campur dengan sedikit gula campurkan ke dalam nasi aduk-aduk tujuannya supaya nasi bisa lengket

Bahan sushi : 
Nori ( saya pakai punya Mamasuka ) jadi ukurannya kecil-kecil hehe
Ayam teriyaki ( chicken teriyaki ) 

Bahan salad : 
wortel rajang tipis / diparut
kol rajang tipis ( pas gak ada stock :D )
Tambahkan sedikit cuka dan garam ke rajangan wortel dan kol ( simpan di lemari es ) 
Selada


Berhubung sudah malam , jadi foto seadanya karena cuman modal cahaya lampu kamar

Cara buat ayam teriyaki : 
1. Fillet ayam potong kecil-kecil memanjang
2. Rendam / marinade dengan bumbu teriyaki sekitar 2-3 jam supaya meresap, saya pakai Kikkoman punya
3. Panaskan sedikit minyak untuk menumis, tumis bawang bombay dan ayam yang sudah dibumbui dengan teflon
4. Aduk hingga matang

Cara membuat sushi : 
1. Siapkan gulungan untuk menggulung sushi
2. Lembarkan nori , ratakan sekitar 1 sdm nasi di atas nori
3. Taruh potongan ayam di atas nasi
4. Gulung dan padatkan nasinya
5. Sajikan dengan mayonaise dan salad . Mayonaise bisa diganti dengan saus teriyaki yang untuk masak ayamnya atau kecap jepang.

Sate Jamur dengan bumbu kecap ala sate kambing

Lama banget blognya gak diurus , karena selain komputer lagi sering nge hang juga lagi gak eksperimen masak . Termotivasi sama salah-satu teman yang nyasar di blog saya dan dia cocok sama resepnya ( thanks ya Van :D) 

Kemarin di toko hubby dapat jamur tiram seger bangettt n lumayan banyak satu plastik gede. Sampai rumah langsung digoreng tepung sebagian, tapi karena saya sendiri lagi puasa gorengan akibat batuk yang belum sembuh total jadinya gak ikutan makan hehe..

Hubby minta jamur yang masih ada banyak itu dibikin sate jamur akhirnya saya nanya ke temen WB yang suka masak , bu Ira , siapa tahu ada resep sate jamur yang agak beda dengan punya saya sebelumnya  ( resep sate jamur ) . Dan memang betul punya bu Ira sedikit beda dengan saya punya dan lebih simple bumbunya. Thank u bu Ira *hugs





Bahan :
Jamur tiram segar, buang akarnya ( rebus bentar dengan air dan garam ) 

Mentega 1 sdm 
Kecap manis secukupnya

Bahan kecap campur semua : 
1 buah tomat buang biji , potong-potong kotak
5 siung bawang merah rajang tipis
1/2 buah jeruk nipis, untuk perasan
Kecap manis sekitar 5 sdm 
merica

Pelengkap : daun selada segar

Cara memasak :
1. Panaskan mentega dengan teflon / fry pan   , tumis jamur yang sudah direbus ( peras airnya sampai agak kering , bisa dengan towel tissue ) 

2. Tumis sambil tuangkan kecap manis
3. Kalau sudah kecoklatan tiriskan
4. Berhubung namanya sate gak afdol kalau gak ditusuk dan gak ada gosong-gosongnya hehe, jadinya saya tusuk jamur yang sudah ditumis dan 'bakar' dengan api kompor ( gak punya bakaran soalnya hehe.. )
5. Nikmati bisa disiram langsung dengan bumbu kecap kambing , bisa juga dipisah. Nikmati dengan nasi hangat yummmmyyy.... 

Di balik sesi foto  sate jamur ini, saat saya mau ambil selada di lemari es, saya taruh sate yang masih seorang diri di meja, si Karen langsung cepat-cepat bilang "Foto dulu mah.. foto dulu" dan sambil keluar masuk dia bilang "Mana mah , kamera Karen yang ijo bentuk nya persegi panjang itu lho... " memang kameranya lagi saya simpan jadi Karen tidak menemukannya. Akhirnya dengan ala fotografer dia beraksi memfoto duluan hehehe.. 


Like Mother Like Daughter ^,^
Di bawah ini hasil jepretan Karen dengan kamera yang pernah dicuci di bawah air Kran sama Karen karena waktu itu kotor kena cat , hebatnya kameranya masih bisa untuk foto , tentu saja setelah dikeluarkan baterai dan tidak dinyalakan sampai benar-benar kering. 
Tapi lensanya udah agak buram-buram , tutup baterai juga hilang entah jatuh dimana hehe.. 

Rabu, 28 Januari 2015

Foto Khas Instagram ( always shot from top )

Mulai kenal IG ( Instagram ) biarpun account IG saya gak aktif-aktif banget , membuat saya jadi sering memoto makanan dari atas , padahal dulu-dulu selalu mempertahankan konsep 3D nya dengan mengambil dari sudut miring dan komposisi 1/3 dari depan.

Setelah dengan IG gak jarang juga format ratio kamera saya langsung saya set di 1 : 1 tujuannya supaya foto yang dihasilkan langsung persegi sesuai dengan ketentuan di IG . Selain itu pengalaman memfoto dari atas tidak jarang 'memalukan' terutama saat tidak bawa lensa wide tapi lensa  portrait, alhasil saya harus berdiri dan mengangkat kamera di tangan tinggi-tinggi sambil menutupi ketek supaya tidak ada pingsan wkwkwk.. *just kidding. Tapi memang begitu kenyataannya, sehingga gak jarang juga jadi pusat perhatian orang lain, dipikir ini orang niat-niat banget moto sampe segitunya. Apalagi kalau lagi makan sama mami , pasti bakal dimarahin duluan sebelum dapat foto yang sreg, karena kelamaan dan malu jadi tontonan hihihi...

Saat saya melihat-lihat foto lama saya ternyata memang akhir-akhir sebagian besar foto yang saya upload selalu foto yang dari atas hehehe..  Yah... memang IG berhasil menciptakan trend baru khususnya shot from top.  Di bawah ini sekedar sharing hasil koleksi ala IG saja




Senin, 05 Januari 2015

Chung Gi Wa - Korean Resto BBQ

HAPPY NEW YEARRRR EVERYBODY...biarpun sudah terlambat beberapa hari , yang penting masih di bulan Januari :D . Sebagai review tempat kuliner di awal tahun , saya persembahkan Chung Gi Wa.... tet tret tet..*suara trompet :D


Chung Gi Wa ini sebenarnya sudah gak terlalu baru di Semarang, sudah lama direkomen sama hopeng saya si Cindy , dan sudah lama juga mau nyobain tapi selalu gagal karena  tiap kali saya ke Semarang tempat ini selalu penuh ( terutama saat jam makan ) , jadinya baru sempat cobain kemarin dan pas di jam tidak makan ( sekitar jam 3 sore ).  Hasilnya puasssss.. selain rasanya yang memang enak, tempatnya juga nyaman dan yang unik adalah filtrek / penyedot asap di tiap mejanya benar-benar eye catching :D .



Interior dengan penyedot asap yang terekspose pipa-pipanya
Suasana interiornya dibuat seKorea mungkin, dengan dominasi warna dan perabot kayu. Sedangkan penyedot asap yang eyecatching-nya itu terbuat dari logam seperti warna tembaga / bronze. 

Berhubung datang tidak di jam makan, kami langsung terlayani , waiternya langsung memperkenalkan diri, cekatan dan siap menjawab apa saja soal menu-menu di Chung Gi Wa. 







Ini penampakan buku menunya. Menunya tidak terlalu banyak, karena memang Chung Gi Wa ini fokus di menu beef n pork grilled aja. Jadi disini tidak ditemukan menu seperti sosis atau seafood BBQ. Bagi yang suka menu kuah / suki disini juga tersedia paketnya. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...