Pages

Jumat, 15 November 2013

Pangsit B2 ( pork )

Dulu jaman gw masih kecil, mami gw sering masak pangsit goreng dengan saos buatan sendiri terutama di event2 khusus, seperti ultah gw hehe... Pangsitnya enak banget, gw baru tahu setelah besar, kalau ternyata pangsit mami itu pakai daging babi giling.

Nah pas ke semarang , mami belikan gw daging babi giling ( di Kudus tidak ada di pasar2 biasa ) , daun bawang dan kulit pangsitnya ( belum nemu kulit pangsit yang enak juga di kudus ) .

Dengan cara yang hampir sama dengan membuat Pangsit daging sapi , gw langsung masak dan rasanya wow memang hampir persis kalau mami gw masak hehehe.. hubby yang penggemar gorengan juga suka banget hihihi, padahal dia bukan penggemar b2 .

Bahan : 
250 gr daging babi giling ( beli di gg baru )
8 siung bawang merah rajang
5 siung bawang putih geprek cacah
seikat daun bawang potong kecil-kecil
1 telor ayam kocok
2 sdm saus tiram ( boleh tidak pakai )
Garam
Merica
Gula

20 kulit pangsit
Minyak untuk menggoreng
sedikit air untuk menempelkan kulit

Cara memasak : 
1. Siapkan sekitar 5 sdm minyak goreng, panaskan, sebelum minyak panas masukkan bawang putih dan bawang merah. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi  tapi sebelum gosong
2. Masukkan daging giling , aduk-aduk hingga matang , karena daging b2 cenderung lebih lengket
3. Setelah daging matang, masukkan bumbu2 : saus tiram, 2 sdt garam, 1 sdm gula, taburi merica, aduk terus
4. Masukkan telor kocok sambil diaduk  kemudian tambahkan daun bawang
5. Cicipi sehingga rasa sesuai selera

Isi pangsit yang sudah matang *telat moto hehehe
6. Diamkan isian supaya tidak terlalu panas, baru taruh di atas kulit pangsit dan lipat kedua ujung ( membentuk segitiga ) kemudian lipat lagi supaya membentuk seperti 'perahu' ** beri sedikit air supaya kulit bisa melekat ( bisa pakai putih telor juga untuk melekatkan )
7. Goreng pangsit yang sudah terlipat dengan minyak panas api sedang
8. Setelah keemaskan angkat dan tiriskan , sajikan dengan saos sambal, kalau mau membuat sendiri bisa lihat resep selanjutnya :D

------------
Bahan saos tomat:
2 siung bawang putih geprek
150 ml air
sedikit air yang sudah diberi maizena ( untuk mengentalkan )
5 sdm saos tomat ( boleh tambah sedikit saos sambal kalau mau sedikit pedas )
2 sdm gula

Cara membuat saos :
1. Didihkan air, masukkan bawang putih , saos tomat, gula, aduk hingga rata
2. Setelah mendidih masukkan air maizena supaya kental
3. Setelah meletup dan warna maizena sudah tidak terlihat matikan api
4. Makan dengan pangsit hmmm yummy :D 

Sabtu, 02 November 2013

Kedai Beringin-Semarang

Bagi orang Semarang Kedai Beringin itu sudah salah satu tempat makan yang teramai, pada hari-hari biasa terutama jam makan pasti akan full book. Lokasi lamanya di Jl. Beringin jadi biarpun sudah pindah ke Jl. Tanjung, resto ini tetap pakai nama Kedai Beringin.  Lokasi pastinya di pojokan Jl. Imam bonjol dengan Jl. Tanjung, tepat di seberang Stasiun Poncol.

Kedai Beringin yang 'baru' ini menyediakan lahan parkir yang sangat luas ( biarpun sering gak dapet parkir juga sih hehehe.. krn saking penuhnya ) . Begitu masuk ke dalam ada sekitar 100 kursi yang tersedia. Untuk area smoking juga ada. Interiornya tidak terlalu istimewa, hanya ada kursi model biasa dan sofa di area yang bersebelahan dengan kaca luar.


Photo of Pizza Hut in Pemuda Semarang
Photo of Pizza Hut in Pemuda Semarang
The service
Waiter akan langsung mengikuti kita dan menawarkan buku menu saat kita duduk. Setelah waiter mencatat pesanan, mereka akan menginput di komputer menu-menu pesanan kita. Sehingga tersambung langsung dengan kasir, dan tidak masalah kalau kita memesan tambahan menu dengan waiter yang lain. Karena akan ditambahkan secara otomatis ke nota kita.

Penyajian makanan dan minuman juga sangat cepat. Sekitar 15 menit semua menu sudah tersaji. (note : kalau gak rame banget hihihi )

The Menu
Di Kedai Beringin yang ini, menu unggulannya adalah dimsum, nasi hainam/mie/ bihun bebek panggang. Biasa untuk bisa menikmati menu dengan bebek panggang kita perlu merogoh lebih tapi disini harganya murah dan porsinya cukup banyak. Misalnya untuk Bubur Bebek Panggang , harganya nurut saya cukup terjangkau. Jarang2 kan menu bebek bisa murah hehehe...


Photo of Pizza Hut in Pemuda Semarang

Bubur disajikan dengan potongan daging bebek yang enak dan gorengan kripik. Memang sekilas dagingnya terlihat sedikit, namun ternyata sebagian daging bebek itu tenggelam di dasar mangkuk lol. Buburnya juga ada rasa gurih , pas banget dimakan sama daging bebeknya.


 Pangsit Goreng , Es Kelapa muda Jeruk - Pizza Hut in Pemuda Semarang
    Pangsit Goreng , Es Kelapa muda Jeruk

Menu dimsum di Kedai Beringin tidak terlalu banyak, tapi cukuplah untuk variasi bila ingin memakai dimsum sebagai asesories bubur/bihun/mie , seperti misalnya Pangsit Goreng atau Salad udang
Terdiri dari buah pangsit. Kulitnya renyah dan isinya udang beraroma minyak wijen. Enak sebagai pelengkap makanan utama.

Depot Gang Jangkrik Surabaya

Ini adalah very very very late post saya nyobain tempat ini Juni 2012  , harga pasti beda tapi semoga infonya masih update hehehe.. Dapat info Rumah Makan satu ini dari  saudara dari mama memberitahu bahwa ada rumah makan non-halal yang enak di Surabaya namanya Depot Gang Jangkrik, letaknya di ruko dekat Shangri-la Hotel Jl. May Jend Sungkono. Dengan modal peta sampailah kami di ruko ini bertuliskan Depot Gang Jangkrik. Yang tidak kami sangka ternyata desain rukonya sangat modern, dan terdiri dari 4 lantai wow !!!! Beda dengan dugaan awal saya bahwa mungkin rukonya akan terkesan kumuh dan kacau , maklum namanya aja pakai istilah 'gang' jadi identiknya seperti layaknya chinese food ala warungan gitu lol.


Photo of Papa Ron's Pizza in Jawa Other Cities

Di bagian etalasenya terdisplay berbagai macam panggangan, mulai ayam, bebek, dan beberapa bagian babi. Masuk ke dalam kesan modern lebih terasa karena interiornya sebagian besar dari kaca dan meja kursi yang digunakan juga baru, dan yang pastinya ruangannya ber-AC , jadi terhapus semua anggapan bahwa tempatnya bakal kumuh hehehe... Tempatnya nyaman dan ramai pengunjung, karena menempati ruko otomatis jarak antar meja gak bisa lebar, jadi ya agak berdesakan dikit kalau mau masuk ke kursi hehehe..
Photo of Papa Ron's Pizza in Jawa Other Cities

The Service

Begitu datang kita akan disodori buku menu yang banyak gambar yang menggugah selera, langsung bikin nafsu makan meningkat. Waiternya cekatan sekali dan menjelaskan menu-menu dengan detil bahkan kalau ada pesanan khusus pun bisa, misalnya saat itu kami tidak ingin siomay kuah melainkan goreng, mereka dengan senang hati menggorengkan. 
Penyajian makanannya juga super cepat mengingat bahwa makanan yang kami pesan butuh waktu memasak, dibanding tempat lain untuk menu yang serupa membutuhkan waktu lebih lama.
Photo of Papa Ron's Pizza in Jawa Other Cities
The Menu
Meskipun saudara mama bilang di sini spesialis menu babi panggang, kami justru lebih tertarik mencoba menu-menu lain juga. *** harga sekarang pasti sudah naik ya ^^

Cwi Mi Baikut 
Menu andalan di Depot Gang Jangkrik adalah Cwi Mie, kalau saya perhatikan hampir semua pengunjung pasti ada salah satu dalam satu meja yang memesan Mie. Jadilah saya memesan Cwi Mie Baikut , setelah datang ternyata porsinya besar banget dan baikutnya juga super besar, bisa dimakan untuk dua orang tongue . Rasa mie nya memang benar-benar enak, ada selada di dasar mangkoknya hehehe...
 Porsi besar Cwi Mie - Papa Ron's Pizza in Jawa Other Cities
    Porsi besar Cwi Mie

Ayam Kungpao

Ayam Kungpao atau Chicken kungpauw sering kita temui di resepsi2 pernikahan ala meja. Biasa disajikan dengan 'mangkok' mie / soon goreng , dan pada saat menyantap kita akan beramai2 menghancurkan mienya untuk sekalian dimakan dengan daging ayamnya . 
Karena masakan ini gak disajikan utk resepsi melainkan hanya untuk konsumsi keluarga, jadi bahannya dibuat lebih sederhana.
Banyak resep di net untuk ayamkungpao memakai beraneka saus dan bumbu , berhubung bumbu di rumah juga terbatas, jadilah coba-coba menu yang ternyata hasilnya tidak mengecewakan.




Bahan : 
200 gr Daging ayam fillet potong-potong
5 siung Bawang merah rajang
5 siung bawang putih cacah
1 bawang bombay ukuran kecil dirajang
Cabe kering ( saya pakai paprika merah, karena pas ada diskon di supermarket hihihi ) 
Kecap manis
Garam
Merica
Gula
1 sdm angciu
Minyak wijen
Sedikit tepung maizena
Kacang / kacang mete kalau ada biar lebih sedap
Daun bawang ( potong agak panjang ) 
Bisa ditambahkan jahe ( saya pas gak punya jadi gak pakai ) 

Cara memasak : 
1. Campur daging ayam dengan sebagian bawang putih cacah , 1 sdm kecap manis, 1 sdm saus tiram, garam, merica , 1 sdt minyak wijen, 1 sdm angciu,  sedikit tepung maizena ( untuk melapisi daging supaya juicy di dalam ) , diamkan sekitar 30 menit 
2. Goreng dengan cepat ayam yang sudah dibumbui dengan minyak panas api sedang
3. Tiriskan ayam
4. Tumis bawang putih cacah ( sisanya ) , bawang merah dan bawang bombay hingga harum
5. Masukkan paprika, kemudian disusul daging ayam yang sudah digoreng tadi 
6. Kalau ada sisa bumbu di tempat adukan masukkan sekalian
7. Tambahkan lagi sedikit kecap manis, minyak wijen,  garam, merica , gula, sambil diaduk merata masukkan daun bawang dan kacang  / mete yang sudah digoreng 
8. Kalau sudah merata dan daun bawang sudah berubah warna ( tapi tidak terlalu layu ) matikan api dan sajikan

Note : di banyak resep menggunakan madu , tapi saya tidak pakai karena memang tidak punya, tapi rasanya justru mendekati yang di resto2, ternyata kuncinya justru di minyak wijen nya imho :D


Rabu, 09 Oktober 2013

Chicken Kiev

Ide memasak chicken kiev ini muncul dari Basilia, dimana tempo hari gw order ini menu waktu ke Semarang.   Keseruan menikmati chicken kiev ini saat memotong daging ayamnya dimana kemudian keluar cairan dan sayur ( cairan itu adalah butter hehehe.. ) , rasanya seperti sesuatu yang surprise saat melihat cairan mengalir ke piring hihihi...
Ternyata bikin chicken kiev itu gak sulit, seperti bikin chicken cordon bleu aja sih, justru lebih simple isiannya.  Coba sendiri yaaaa.. ini resep yang gw temukan dan sesuaikan sama selera gw.




Bahan : 
1 fillet chicken  bagian dada ( tipiskan dan pukul-pukul dengan pemukul daging )
2 cm salted butter ( gw pilih butter yang asin supaya gurih rasa dagingnya ) , cacah2 butternya supaya mudah 'disimpan' di dalam filletnya
Sedikit daun peterseli ( dicacah , misal susah nemukan ya di skip aja )
Garam
Merica
Minyak untuk menggoreng

Bahan baluran : 
Tepung terigu
Telur kocok ( beri sedikit garam dan merica )
Tepung roti / panir

Cara membuat : 
1. Daging fillet yang sudah ditipiskan diberi garam dan merica bolak balik dan merata
2. Letakkan butter dan peterseli kira-kira di bagian tengah daging ( bayangkan daging sudah dilipat sehingga posisi butternya gak terlalu pojok , supaya gak 'bocor' saat digoreng )
3. Lipat fillet / tangkupkan apabila memakai 2 bagian fillet atas dan bawah
4. Masukkan dalam tepung terigu supaya lengket
5. Celupkan dalam telor kocok
6. Balur rata dengan tepung roti
7. Diamkan 30 menit di dalam lemari es supaya tepung lengket
8. Setelah itu goreng dengan minyak panas dan api sedang supaya bagian dalam daging matang
9. Setelah berwarna keemasan tiriskan minyaknya
10. Sebaiknya sajikan segera supaya saat dipotong dagingnya butternya bisa mencair keluar hehehehe....

Selamat mencoba ! ^,^

Bakwan Ekspress

Kenapa namanya bakwan ekspress ? Soalnya bikinnya gampang dan cepat hehehe.. 
Di jaman serba instant bikin bakwan jg jadi instant, tapi ya hehehe kalau bisa jangan sering-sering ya.. karena  bumbu-bumbu instant kan banyak mengandung MSG hehehehee... 

Bahan : 
Sayur pack instant ( biasa beli di supermarket di area makanan beku ) 
1 pack bumbu bakwan spesial instant , saya pakai ini... hehehe bukan bermaksud promosi , tapi merk ini enak dan crispy :D
Minyak goreng
Air untuk bumbu 



Cara membuat : 
1. Beri sedikit air di tepung bumbu, campur di dalam wadah
2. Masukkan sayuran beku ke dalam adonan bumbu
3. Masukkan adonan yang sudah dicampur ke dalam minyak panas dengan menggunakan irus ( aduh bahasa nya irus apa ya hehehee.. , ya pokoknya yang lebih besar dikit dari sendok makan lah hehhe..)
4. Goreng sampai kecoklatan , kemudian angkat dan tiriskan minyaknya. Matang deh...



Note : kalau pas ada stock sisa-sisa sayuran bisa dibuat bakwan ini ( misalnya : wortel, kol, bombay, kembang kol, kacang panjang, jagung, dst, )

Kroket Makaroni Kornet

Hari ini gak sengaja invent menu baru yang iseng tapi jadinya enak. Aslinya pagi gw mau godogin Karen makaroni, tapi mendadak pengen bikin menu makaroni sekalian. Akhirnya inget kalau punya kornet yang masih belum terjamah dan sisa keju dan susu di kulkas, masih ada stock terigu dan tepung roti. Hopla jadilah kroket makaroni ini. Ukuran pas nya sih gw cuman asal, kira-kira semua hehehe.... tapi gampang dan bisa dicicipin lebih dulu sebelum berbentuk kroket hehehe... Hubby doyan banget menu ini , tumben biasa dia gak gitu doyan keju-keju :P



Check it out yuk resepnya :

Bahan :
1/2 bawang bombay ( dicacah )
Makaroni ( kira2 1/5 kotak besar , rebus hingga matang )
Kornet sapi kira2 3/4 kaleng kecil ( boleh diganti daging giling )
 1/4 keju ( cheddar / quick melt , diparut )
3 sdm tepung terigu
100 ml susu tawar
Mentega dan sedikit minyak utk menumis
Garam
Merica

Minyak untuk menggoreng 

Untuk baluran :
1 butir telor ( dikocok beri sedikit garam dan merica )
Tepung terigu
Tepung roti ( bisa pakai panir )

Cara membuat :
1. Panaskan mentega dan minyak kemudian Tumis bawang bombay hingga wangi
2. Masukkan daging kornet , aduk-aduk hingga tidak saling lengket
3. Masukkan makaroni yang sudah direbus
4. Aduk-aduk hingga merata , api jangan terlalu besar
5. Masukkan keju dan susu
6. Masukkan tepung terigu sambil diaduk-aduk
7. Tambahkan garam dan merica ( kalau tidak suka asin tidak perlu garam karena keju sudah asin ). Cicipi sedikit. 
8. Pastikan adonan sudah agak kering tapi masih agak lengket supaya bisa dibulatkan.
9. Setelah adonan merata matikan api tunggu sebentar hingga agak dingin. Kira-kira seperti inilah penampakan adonan makaroni kornet yang siap dibikin kroket.




Cara membuat jadi kroket : 
1. Siapkan 3 piring kecil masing-masing berisi : tepung terigu, kocokan telor, tepung roti
2. Ambil 1 sdm adonan, bulatkan dengan tangan ( agak dikepal )
3. Gulingkan dalam tepung terigu hingga rata
4. Gulingkan ke dalam telor
5. Angkat dan balur dengan tepung roti
6. Begitu seterusnya hingga adonan habis. 
7. Siapkan minyak untuk menggoreng, setelah minyak panas  , kecilkan api. Masukkan bulatan kroket satu persatu , goreng hingga kecoklatan
8. Sajikan dengan saus sambal atau mayonaise.. hmmm yummy...

Note : Kira-kira jadi 15 porsi.  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...