Mulai kenal IG ( Instagram ) biarpun account IG saya gak aktif-aktif banget , membuat saya jadi sering memoto makanan dari atas , padahal dulu-dulu selalu mempertahankan konsep 3D nya dengan mengambil dari sudut miring dan komposisi 1/3 dari depan.
Setelah dengan IG gak jarang juga format ratio kamera saya langsung saya set di 1 : 1 tujuannya supaya foto yang dihasilkan langsung persegi sesuai dengan ketentuan di IG . Selain itu pengalaman memfoto dari atas tidak jarang 'memalukan' terutama saat tidak bawa lensa wide tapi lensa portrait, alhasil saya harus berdiri dan mengangkat kamera di tangan tinggi-tinggi sambil menutupi ketek supaya tidak ada pingsan wkwkwk.. *just kidding. Tapi memang begitu kenyataannya, sehingga gak jarang juga jadi pusat perhatian orang lain, dipikir ini orang niat-niat banget moto sampe segitunya. Apalagi kalau lagi makan sama mami , pasti bakal dimarahin duluan sebelum dapat foto yang sreg, karena kelamaan dan malu jadi tontonan hihihi...
Saat saya melihat-lihat foto lama saya ternyata memang akhir-akhir sebagian besar foto yang saya upload selalu foto yang dari atas hehehe.. Yah... memang IG berhasil menciptakan trend baru khususnya shot from top. Di bawah ini sekedar sharing hasil koleksi ala IG saja
Rabu, 28 Januari 2015
Senin, 05 Januari 2015
Chung Gi Wa - Korean Resto BBQ
HAPPY NEW YEARRRR EVERYBODY...biarpun sudah terlambat beberapa hari , yang penting masih di bulan Januari :D . Sebagai review tempat kuliner di awal tahun , saya persembahkan Chung Gi Wa.... tet tret tet..*suara trompet :D
Chung Gi Wa ini sebenarnya sudah gak terlalu baru di Semarang, sudah lama direkomen sama hopeng saya si Cindy , dan sudah lama juga mau nyobain tapi selalu gagal karena tiap kali saya ke Semarang tempat ini selalu penuh ( terutama saat jam makan ) , jadinya baru sempat cobain kemarin dan pas di jam tidak makan ( sekitar jam 3 sore ). Hasilnya puasssss.. selain rasanya yang memang enak, tempatnya juga nyaman dan yang unik adalah filtrek / penyedot asap di tiap mejanya benar-benar eye catching :D .
![]() |
| Interior dengan penyedot asap yang terekspose pipa-pipanya |
Berhubung datang tidak di jam makan, kami langsung terlayani , waiternya langsung memperkenalkan diri, cekatan dan siap menjawab apa saja soal menu-menu di Chung Gi Wa.
Ini penampakan buku menunya. Menunya tidak terlalu banyak, karena memang Chung Gi Wa ini fokus di menu beef n pork grilled aja. Jadi disini tidak ditemukan menu seperti sosis atau seafood BBQ. Bagi yang suka menu kuah / suki disini juga tersedia paketnya.
Selasa, 28 Oktober 2014
Penne Aglio Olio with Chicken and Horenzo
Alooohhaaaa... blogku.. lama banget gak ngupdate blog ternyata pengunjung tiap harinya malah bertambah dan ternyata ada komentar-komentar di blog yang tidak terkonfirmasi karena ternyata setting untuk komentarnya tidak direct ke notif email hihi... jadi maafkan saya..
Saat ini saya sedang diet ketat, karena mendadak tes darah kolestrol saya cukup tinggi ( biasa normal-normal aja ), memang terakhir sering kuliner dan gak jaga makan ditambah sudah jarang banget nyaris gak pernah olahraga sejak punya anak, mana lagi kalau pas anak sakit pasti malamnya bergadang. Yaah.. jadi banyak faktor untuk membuat kolestrol saya naik deh ..
Sore ini mendadak bisa pengen buat spaghetti aglio olio, pas di lemari es ada sisa fillet ayam dan 2 ikat bayam horenzo organik . Langsung deh masuk dapur mau buat.. eh tapi ternyata spaghetti saya ketlingsut (alias gak ketemu ) , berhubung sudah lapar dan nemunya penne .. alhasil gak jadi masak spaghetti tapi jadinya masak penne hehe... sama pastanya juga sih. Hasilnya juga sangat memuaskan dan simple banget.
Bahan :
Penne ( kira-kira untuk porsi 2 orang ) direbus dengan sedikit garam dan sedikit minyak
2 potong fillet ayam ( beli di supermarket biasa sudah potongan2 memanjang )
3 siung bawang putih ( digeprek cacah )
2 cabe merah kriting ( dirajang )
Horenzo ( bayam jepang ) sesuai selera , saya pakai 3 bonggol
Garam
Cara memasak :
1. Potong bonggol horenzo dan blansir dengan air mendidih
2. Siapkan pan , beri sedikit minyak kemudian masukkan bawang putih, cabe dan ayam , garam, aduk-aduk dengan api sedang hingga ayam matang
3. Masukkan horenzo sambil terus diaduk , masukkan penne yang sudah direbus dan tambahkan sedikit garam
4. Bila minyak bawang cabe sudah merata dengan penne matikan api dan sajikan
Gampang dan enak :D
Saat ini saya sedang diet ketat, karena mendadak tes darah kolestrol saya cukup tinggi ( biasa normal-normal aja ), memang terakhir sering kuliner dan gak jaga makan ditambah sudah jarang banget nyaris gak pernah olahraga sejak punya anak, mana lagi kalau pas anak sakit pasti malamnya bergadang. Yaah.. jadi banyak faktor untuk membuat kolestrol saya naik deh ..
Sore ini mendadak bisa pengen buat spaghetti aglio olio, pas di lemari es ada sisa fillet ayam dan 2 ikat bayam horenzo organik . Langsung deh masuk dapur mau buat.. eh tapi ternyata spaghetti saya ketlingsut (alias gak ketemu ) , berhubung sudah lapar dan nemunya penne .. alhasil gak jadi masak spaghetti tapi jadinya masak penne hehe... sama pastanya juga sih. Hasilnya juga sangat memuaskan dan simple banget.
Bahan :
Penne ( kira-kira untuk porsi 2 orang ) direbus dengan sedikit garam dan sedikit minyak
2 potong fillet ayam ( beli di supermarket biasa sudah potongan2 memanjang )
3 siung bawang putih ( digeprek cacah )
2 cabe merah kriting ( dirajang )
Horenzo ( bayam jepang ) sesuai selera , saya pakai 3 bonggol
Garam
Cara memasak :
1. Potong bonggol horenzo dan blansir dengan air mendidih
2. Siapkan pan , beri sedikit minyak kemudian masukkan bawang putih, cabe dan ayam , garam, aduk-aduk dengan api sedang hingga ayam matang
3. Masukkan horenzo sambil terus diaduk , masukkan penne yang sudah direbus dan tambahkan sedikit garam
4. Bila minyak bawang cabe sudah merata dengan penne matikan api dan sajikan
Gampang dan enak :D
Sabtu, 21 Juni 2014
De Cafe - MG Suites lt. 2 - cocok untuk nongkrong
Satu lagi cafe yang cocok untuk nongkrong di Semarang, dengan maskot dua beruang imut ^,^ . Letaknya memang bukan di jalan raya langsung tapi mudah dijangkau dan di tengah kota Semarang. Dari jalan Gajah Mada cuman masuk kira-kira 200 meter , dari jalan raya juga terlihat bangunan tinggi bertuliskan MG Suites. Di situlah letak De Cafe ini. Untuk kendaraan pribadi juga bisa parkir masuk ke MG Suites kemudian tinggal cari saja petunjuk pintu masuk De Cafe , letak tepatnya di lt.2 di sisi kolam renang.
Begitu masuk kita akan disambut dengan pemandangan kolam renang dan beberapa sofa di samping kolam renang , yang letaknya tepat di depan pintu masuk De Cafe. Masuk ke dalam interiornya pun awalnya terkesan kecil karena cuman disambut dengan counter dan sebuah meja makan dengan 4 kursi.
![]() |
Rabu, 18 Juni 2014
New Florian Ice Cream
Setelah lebih dari 10 tahun akhirnya saya menginjakkan kaki ke tempat ini lagi. Tempat ini sudah berubah total dari terakhir saya kesana untuk beribadah, karena memang dulu gereja saya beribadah di lt.2 tempat ini. Yup... Sekarang Florian yang merupakan salah satu pelopor 'cafe' es krim di Semarang berubah wajah menjadi sebuah tempat nongkrong yang cozy dan modern. Cukup terkejut juga waktu masuk pertama kali karena benar-benar dirombak total. Walaupun proses renovasi sebenarnya sudah lama tapi baru sempat saya mencicipi nya hari Minggu kemarin.
Tempat duduk yang disediakan sekarang lebih banyak, dan lt.2 pun dirombak menjadi sebuah arena playground untuk anak-anak. Dengan biaya Rp. 20.000,- per anak , anak-anak bisa main sepuasnya. Tempat nya amat dan bersih sekali. Untuk bermain anak-anak harus memakai kaos kaki, kalau tidak membawa bisa beli kaos kaki seharga Rp. 12.000,- sepasang.
Kembali ke nuansa cafenya, sofa-sofa dan kursi yang ada didesain dengan warna pastel dikombinasi dengan unsur-unsur kayu. Ditunjang dengan pencahayaan yang pas membuat betah nongkrong berlama-lama.
Menunya sekarang jauh lebih lengkap untuk pilihan es krimnya, biarpun untuk makanan / snack tidak banyak pilihan , dan harga-harganya relatif mahal, tapi untuk beli nuansa ya ok lah. Tidak ada minuman lain selain yang berbau es krim. Jadi kita tidak bisa pesan es teh disini hihihi, tapi air minum disini masih free dan seger.
Tempat duduk yang disediakan sekarang lebih banyak, dan lt.2 pun dirombak menjadi sebuah arena playground untuk anak-anak. Dengan biaya Rp. 20.000,- per anak , anak-anak bisa main sepuasnya. Tempat nya amat dan bersih sekali. Untuk bermain anak-anak harus memakai kaos kaki, kalau tidak membawa bisa beli kaos kaki seharga Rp. 12.000,- sepasang.
Kembali ke nuansa cafenya, sofa-sofa dan kursi yang ada didesain dengan warna pastel dikombinasi dengan unsur-unsur kayu. Ditunjang dengan pencahayaan yang pas membuat betah nongkrong berlama-lama.
Menunya sekarang jauh lebih lengkap untuk pilihan es krimnya, biarpun untuk makanan / snack tidak banyak pilihan , dan harga-harganya relatif mahal, tapi untuk beli nuansa ya ok lah. Tidak ada minuman lain selain yang berbau es krim. Jadi kita tidak bisa pesan es teh disini hihihi, tapi air minum disini masih free dan seger.
| Interior |
| Tanpa Plafond membuat kesan ruang semakin luas |
| Betah nongkrong berlama-lama sambil ngemil dan nge-es |
Minggu, 18 Mei 2014
Family Resoles [ Photoshoot ]
Resoles ini buatan mami semarang, sekaligus resep keluarga, jadi dah dari jaman mak dulu kalau bikin resoles juga rasanya seperti ini . Resepnya dulu pernah saya upload, tapi dengan foto seadanya dengan kamera pocket. Berhubung lagi semangat nyobain lensa baru, jadi lah memfoto resoles mami sebagai objek percobaan. Resep di blog http://eat-love-and-dream.blogspot.com/2011/04/family-resoles.html Sekalian re-write resepnya disini .
Sabtu, 10 Mei 2014
Ngoyang Babi
Holaaa.. haloooo... Lama gak update blog , dikarenakan kesibukan di rumah dan browsing , jadi setiap online belum sempat membuka blog sendiri hehe..
Kali ini mau sharing resep ngoyang babi.. bisa diganti dengan daging ayam .
Awalnya bikin ini melihat tukang jualan ngoyang di pasar gang baru , waktu itu sudah siang jadi pasar sudah sepi, gerobak ngoyang tersebut lagi mangkal dan saya beli untuk bawa pulang. Dari situ sempat melihat ada ngoyang mentah yang mana kulitnya ternyata memakai kulit lumpia ! Karena selama ini saya tidak pernah memikir kalau ngoyang itu pakai kulit lumpia hehe.. mikirnya kulitnya susah , memang ada yang khusus jual ngoyang pakai kulit kembang tahu, tapi jauh lebih njlimet pastinya.
Nah beberapa hari kemudian saya bereksperimen membuat ngoyang , di lemari es juga masih ada sedikit daging babi giling , bumbu ngoyang juga punya, tinggal beli kulit lumpia di ADA seharga Rp. 4.200,- isi 10 lembar. Jadi langsung iseng2 coba dan akhirnya berhasilll sodara2. Dengan daging sedikit bisa bagi-bagi sama mertua juga. Biarpun gak banyak cukuplah untuk cemil-cemil hihi...
Bahan :
100 gr daging babi giling ( kira2 aja sih kemarin 3 sdm munjung )
1 telor ayam kocok ( pilih yang kecil saja )
3 sdm tepung sagu
5 batang daun brambang ( rajang kecil-kecil )
1/2 sdt bubuk ngoyang / ngohiong ( beli di supermarket sudah berupa wadah kecil tinggal tabur )
Garam
Merica
5-6 lembar kulit lumpia dibagi 2 ( karena besar )
Minyak untuk menggoreng
Cara membuat :
1. Kocok telor, beri garam, merica, bubuk ngoyang, dan daun brambang , kocok rata
2. Masukkan daging
3. Aduk rata sambil diberi tepung sagu sedikit-sedikit supaya merata dan adonan mengental tidak terlalu lembek supaya mudah untuk digulung kulit
4. Ambil kulit lumpia, beri isian sekitar 1 sdm ceper ratakan di tengah kemudian gulung, dan tekan kedua ujungnya supaya menutup
5. Goreng dengan minyak panas api sedang kalau kulit sudah kering dan kecoklatan angkat kemudian tiriskan
Untuk saosnya saya tidak membuat sendiri karena tidak punya bahan ( biasa yang dijual pakai saus taoco atau saos tomat yang ada seperti parutan lobaknya ) . Kali ini saya coba cocol dengan saos bangkok Indofood rasanya cocok juga hehe..
Selamat mencoba.
Kali ini mau sharing resep ngoyang babi.. bisa diganti dengan daging ayam .
Awalnya bikin ini melihat tukang jualan ngoyang di pasar gang baru , waktu itu sudah siang jadi pasar sudah sepi, gerobak ngoyang tersebut lagi mangkal dan saya beli untuk bawa pulang. Dari situ sempat melihat ada ngoyang mentah yang mana kulitnya ternyata memakai kulit lumpia ! Karena selama ini saya tidak pernah memikir kalau ngoyang itu pakai kulit lumpia hehe.. mikirnya kulitnya susah , memang ada yang khusus jual ngoyang pakai kulit kembang tahu, tapi jauh lebih njlimet pastinya.
Nah beberapa hari kemudian saya bereksperimen membuat ngoyang , di lemari es juga masih ada sedikit daging babi giling , bumbu ngoyang juga punya, tinggal beli kulit lumpia di ADA seharga Rp. 4.200,- isi 10 lembar. Jadi langsung iseng2 coba dan akhirnya berhasilll sodara2. Dengan daging sedikit bisa bagi-bagi sama mertua juga. Biarpun gak banyak cukuplah untuk cemil-cemil hihi...
Bahan :
100 gr daging babi giling ( kira2 aja sih kemarin 3 sdm munjung )
1 telor ayam kocok ( pilih yang kecil saja )
3 sdm tepung sagu
5 batang daun brambang ( rajang kecil-kecil )
1/2 sdt bubuk ngoyang / ngohiong ( beli di supermarket sudah berupa wadah kecil tinggal tabur )
Garam
Merica
5-6 lembar kulit lumpia dibagi 2 ( karena besar )
Minyak untuk menggoreng
Cara membuat :
1. Kocok telor, beri garam, merica, bubuk ngoyang, dan daun brambang , kocok rata
2. Masukkan daging
3. Aduk rata sambil diberi tepung sagu sedikit-sedikit supaya merata dan adonan mengental tidak terlalu lembek supaya mudah untuk digulung kulit
4. Ambil kulit lumpia, beri isian sekitar 1 sdm ceper ratakan di tengah kemudian gulung, dan tekan kedua ujungnya supaya menutup
5. Goreng dengan minyak panas api sedang kalau kulit sudah kering dan kecoklatan angkat kemudian tiriskan
Untuk saosnya saya tidak membuat sendiri karena tidak punya bahan ( biasa yang dijual pakai saus taoco atau saos tomat yang ada seperti parutan lobaknya ) . Kali ini saya coba cocol dengan saos bangkok Indofood rasanya cocok juga hehe..
Selamat mencoba.
Langganan:
Postingan (Atom)















