Pages

Selasa, 05 April 2016

The Tavern - Semarang

Salah dua postingan yang latepost hahaha.. karena sempat lupa taruh filenya di folder apa.

Biarpun di Semarang banyak bermunculan cafe, resto, bar, warung makan yang baru, The Tavern tetap eksis dan ramai dikunjungi, mungkin karena lokasi strategis dan tempatnya yang luas jadi nilai tambah untuk The Tavern .Memang untuk rasa saya pribadi kurang cocok tapi menu sangat bervariasi,  penyajian menu /  tampilannya cukup unik dan 'cantik' , porsi juga besar dan  suasana interior juga asyik .

Oiya bagi yang belum pernah ke The Tavern, lokasi tepatnya ada di belakang pom bensin S.Parman ( depan hotel Gracia ) di bawah cucian mobil. Jadi jangan heran kalau gak nemu restonya langsung karena harus pakai lift turun dulu hehe... Jam operasional juga mulai sore setelah cuciannya tutup ( pk. 16.00  ) 

Spot foto wajib kalau ke Tavern :D



Senin, 04 April 2016

Ayam Rica- Rica

Akhir-akhir ini tiap ke Semarang hubby sering mampir di salah satu warung makan di daerah genuk , yang dia suka selain harganya murah rasanya juga enak. Menu favoritnya adalah ayam rica-rica . Maka dari itu saya coba browsing beberapa resep ayam rica  dan coba memasak ayam rica-rica biar hubby senang wkwk..
Ternyata hasilnya enak dan cocok juga sama lidah kami.



Bahan :
10-12 potongan kecil  ayam boleh kampung atau pedaging ( beserta tulang ) biasa beli di supermarket ada juga yang sudah bentuk drumstick boleh juga ( sekali-kali hehe .. )
 1 buah tomat buang bijinya potong-potong kira-kira jadi 6 potong
Minyak untuk menumis
2 batang serai , memarkan
5 lembar daun jeruk, buat tulang dan sobek-sobek daunnya
Garam
Gula
Air mendidih kurang lebih 300 ml

Bumbu yang dihaluskan :
7 siung bawang merah
5 siung bawang putih
2 ruas jari kunyit
jahe sedikit
5 butir kemiri sangrai dulu
5 cabe merah keriting
kalau suka pedas boleh tambahkan cabai rawit

Cara memasak :
1. Cuci bersih ayam yang sudah dipotong-potong, beri perasan jeruk lemon / nipis dan garam supaya menghilangkan bau amis , diamkan sebentar kemudian cuci lagi
2. Beri wajan sedikit minyak untuk menumis bumbu yang sudah dihaluskan beserta batang serai
3. Setelah wangi masukkan ayam dan daun jeruk , sambil aduk merata dan ayam sudah mulai matang
4. Saat ayam sudah mulai berwarna pucat masukkan garam , gula dan  air mendidih sedikit demi sedikit
5. Ungkep ayam dengan api kecil hingga bumbu meresap
6. Tambahkan potongan tomat sejenak sebelum api dimatikan . Cicipi rasa asin dan manisnya



Rabu, 20 Januari 2016

Holycow - Semarang

Ini sudah latepost banget wkwk.. tapi daripada hanya nongkrong di hard disk

Siapa yang tidak tahu holycow.. Mungkin sudah sekitar 2 tahunan Holycow buka cabang di Semarang . Dengan dominan warna merah dan struktur besinya, Holycow ini cukup eyecatching dan menciptakan interior yang unik.

Langsung aja cek yoook...

Soal menu steaknya memang harga di atas rata-rata tapi rasa dan kualitas daging juga beda. Sayang gw gak tinggal di Semarang hehe kalau tinggal di Semarang bakal sering mampir deh.. lupakan diettt...





Rabu, 16 September 2015

Mie Kangkung

Inspirasi menu kali ini dari bu Kum , kalau pas kita ada rapat bu Kum beberapa kali sajikan menu ini. Praktis n enak. Jadi dengan sedikit modifikasi jadilah saya bereksperimen. Dan suami sukaaa.. Wkwkk

Bahan  :
500 gr Mie basah ( bisa utk porsi 5 org )
1 ikat kangkung ( siangi , rebus )

Sabtu, 04 Juli 2015

Review The Harvest ~ Patissier & Chocolatier

Wah ternyata sudah lebih dari 3 bulan gak update blog .. padahal yang mau diupload di blog sudah banyak, karena menumpuk jadi bingung juga mau tulis apa dulu , statusnya late post semua .

Ya sudah , untuk mengurangi sebagian file-file di hp ( karena belum diupload  dan memory card mendadak error T.T jadi foto tidak terbaca di lappie ) , pilihan ngeblog kali ini jatuh pada review The Harvest - Semarang yang masih cukup happening juga di Semarang.
Sebenarnya The Harvest ini sudah cukup lama, lebih dari 6 bulan buka di Semarang. Tetapi karena lahannya tidak terlalu luas jadi tidak bisa terlalu banyak juga customer yang ditampung di ruangan. 

Karena sedang tidak banyak waktu juga, jadi tidak bisa ngedit foto dan ngeblog lama-lama. Silakan nikmati saja sebagian foto-foto yang ada . 
 

Sepanjang tembok dihiasi HI photo
Sculpture yang menjadi pusat di area dining

Selasa, 31 Maret 2015

Sushi Mini Chicken Teriyaki

Baru ingat kalau punya nori yang belum kepakai, sambil melihat bahan di kulkas kepikir eksperimen buat sushi dengan isian chicken teriyaki. 
Resep nasinya juga dapat dari teman saya bu Ira hahaha thanks again bu :D

Bahan nasi  : 
Nasi putih yang sudah matang 
cuka 1 sdt campur dengan sedikit gula campurkan ke dalam nasi aduk-aduk tujuannya supaya nasi bisa lengket

Bahan sushi : 
Nori ( saya pakai punya Mamasuka ) jadi ukurannya kecil-kecil hehe
Ayam teriyaki ( chicken teriyaki ) 

Bahan salad : 
wortel rajang tipis / diparut
kol rajang tipis ( pas gak ada stock :D )
Tambahkan sedikit cuka dan garam ke rajangan wortel dan kol ( simpan di lemari es ) 
Selada


Berhubung sudah malam , jadi foto seadanya karena cuman modal cahaya lampu kamar

Cara buat ayam teriyaki : 
1. Fillet ayam potong kecil-kecil memanjang
2. Rendam / marinade dengan bumbu teriyaki sekitar 2-3 jam supaya meresap, saya pakai Kikkoman punya
3. Panaskan sedikit minyak untuk menumis, tumis bawang bombay dan ayam yang sudah dibumbui dengan teflon
4. Aduk hingga matang

Cara membuat sushi : 
1. Siapkan gulungan untuk menggulung sushi
2. Lembarkan nori , ratakan sekitar 1 sdm nasi di atas nori
3. Taruh potongan ayam di atas nasi
4. Gulung dan padatkan nasinya
5. Sajikan dengan mayonaise dan salad . Mayonaise bisa diganti dengan saus teriyaki yang untuk masak ayamnya atau kecap jepang.

Sate Jamur dengan bumbu kecap ala sate kambing

Lama banget blognya gak diurus , karena selain komputer lagi sering nge hang juga lagi gak eksperimen masak . Termotivasi sama salah-satu teman yang nyasar di blog saya dan dia cocok sama resepnya ( thanks ya Van :D) 

Kemarin di toko hubby dapat jamur tiram seger bangettt n lumayan banyak satu plastik gede. Sampai rumah langsung digoreng tepung sebagian, tapi karena saya sendiri lagi puasa gorengan akibat batuk yang belum sembuh total jadinya gak ikutan makan hehe..

Hubby minta jamur yang masih ada banyak itu dibikin sate jamur akhirnya saya nanya ke temen WB yang suka masak , bu Ira , siapa tahu ada resep sate jamur yang agak beda dengan punya saya sebelumnya  ( resep sate jamur ) . Dan memang betul punya bu Ira sedikit beda dengan saya punya dan lebih simple bumbunya. Thank u bu Ira *hugs





Bahan :
Jamur tiram segar, buang akarnya ( rebus bentar dengan air dan garam ) 

Mentega 1 sdm 
Kecap manis secukupnya

Bahan kecap campur semua : 
1 buah tomat buang biji , potong-potong kotak
5 siung bawang merah rajang tipis
1/2 buah jeruk nipis, untuk perasan
Kecap manis sekitar 5 sdm 
merica

Pelengkap : daun selada segar

Cara memasak :
1. Panaskan mentega dengan teflon / fry pan   , tumis jamur yang sudah direbus ( peras airnya sampai agak kering , bisa dengan towel tissue ) 

2. Tumis sambil tuangkan kecap manis
3. Kalau sudah kecoklatan tiriskan
4. Berhubung namanya sate gak afdol kalau gak ditusuk dan gak ada gosong-gosongnya hehe, jadinya saya tusuk jamur yang sudah ditumis dan 'bakar' dengan api kompor ( gak punya bakaran soalnya hehe.. )
5. Nikmati bisa disiram langsung dengan bumbu kecap kambing , bisa juga dipisah. Nikmati dengan nasi hangat yummmmyyy.... 

Di balik sesi foto  sate jamur ini, saat saya mau ambil selada di lemari es, saya taruh sate yang masih seorang diri di meja, si Karen langsung cepat-cepat bilang "Foto dulu mah.. foto dulu" dan sambil keluar masuk dia bilang "Mana mah , kamera Karen yang ijo bentuk nya persegi panjang itu lho... " memang kameranya lagi saya simpan jadi Karen tidak menemukannya. Akhirnya dengan ala fotografer dia beraksi memfoto duluan hehehe.. 


Like Mother Like Daughter ^,^
Di bawah ini hasil jepretan Karen dengan kamera yang pernah dicuci di bawah air Kran sama Karen karena waktu itu kotor kena cat , hebatnya kameranya masih bisa untuk foto , tentu saja setelah dikeluarkan baterai dan tidak dinyalakan sampai benar-benar kering. 
Tapi lensanya udah agak buram-buram , tutup baterai juga hilang entah jatuh dimana hehe.. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...