Holaaa.. haloooo... Lama gak update blog , dikarenakan kesibukan di rumah dan browsing , jadi setiap online belum sempat membuka blog sendiri hehe..
Kali ini mau sharing resep ngoyang babi.. bisa diganti dengan daging ayam .
Awalnya bikin ini melihat tukang jualan ngoyang di pasar gang baru , waktu itu sudah siang jadi pasar sudah sepi, gerobak ngoyang tersebut lagi mangkal dan saya beli untuk bawa pulang. Dari situ sempat melihat ada ngoyang mentah yang mana kulitnya ternyata memakai kulit lumpia ! Karena selama ini saya tidak pernah memikir kalau ngoyang itu pakai kulit lumpia hehe.. mikirnya kulitnya susah , memang ada yang khusus jual ngoyang pakai kulit kembang tahu, tapi jauh lebih njlimet pastinya.
Nah beberapa hari kemudian saya bereksperimen membuat ngoyang , di lemari es juga masih ada sedikit daging babi giling , bumbu ngoyang juga punya, tinggal beli kulit lumpia di ADA seharga Rp. 4.200,- isi 10 lembar. Jadi langsung iseng2 coba dan akhirnya berhasilll sodara2. Dengan daging sedikit bisa bagi-bagi sama mertua juga. Biarpun gak banyak cukuplah untuk cemil-cemil hihi...
Bahan :
100 gr daging babi giling ( kira2 aja sih kemarin 3 sdm munjung )
1 telor ayam kocok ( pilih yang kecil saja )
3 sdm tepung sagu
5 batang daun brambang ( rajang kecil-kecil )
1/2 sdt bubuk ngoyang / ngohiong ( beli di supermarket sudah berupa wadah kecil tinggal tabur )
Garam
Merica
5-6 lembar kulit lumpia dibagi 2 ( karena besar )
Minyak untuk menggoreng
Cara membuat :
1. Kocok telor, beri garam, merica, bubuk ngoyang, dan daun brambang , kocok rata
2. Masukkan daging
3. Aduk rata sambil diberi tepung sagu sedikit-sedikit supaya merata dan adonan mengental tidak terlalu lembek supaya mudah untuk digulung kulit
4. Ambil kulit lumpia, beri isian sekitar 1 sdm ceper ratakan di tengah kemudian gulung, dan tekan kedua ujungnya supaya menutup
5. Goreng dengan minyak panas api sedang kalau kulit sudah kering dan kecoklatan angkat kemudian tiriskan
Untuk saosnya saya tidak membuat sendiri karena tidak punya bahan ( biasa yang dijual pakai saus taoco atau saos tomat yang ada seperti parutan lobaknya ) . Kali ini saya coba cocol dengan saos bangkok Indofood rasanya cocok juga hehe..
Selamat mencoba.
Tampilkan postingan dengan label Pork. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pork. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 10 Mei 2014
Rabu, 29 Januari 2014
Mr. Bak - Ruko Royal Marina Semarang
Mumpung mau Imlek , mau bahas Mr. Bak aja deh.. resto yang menyediakan menu favorit orang chinese... Apakah itu ? Yup... Its pork ( bak = pork ) . Sekarang di Semarang sudah mulai bermunculan resto yang mengekspose Pork / Bak / B2 , mulai dari Bryan's, My Babi ( belum sempet nyobain ) dan kali ini Mr. Bak.
Langsung aja yuk meluncur.....
Mr. Bak ini terletak di lokasi komplek Ruko Royal Square Marina ( sederetan sama Cafe du Portrait dan R.E.D. ) , bagi yang belum tahu ruko itu bisa cari jalan menuju arah Pantai Marina, nanti di sisi kiri akan terlihat deretan ruko nah di situlah ruko-ruko tersebut berjejer.
Sudah terlihat dari namanya , tentu saja menu yang disajikan disini adalah menu B2 ( non halal ) , jadi tidak ada menu yang halal di sini. Begitu masuk ruangan, akan tercium aroma khas minyak babi , jadi ya kita gak mungkin nemukan aromatherapy jasmine ataupun jeruk disini hehehe...
Menu-menu yang tersedia sudah pasti bertema babi :D
Overall soal menunya namanya babi dimasak apa aja enak hehe dan rasanya sesuai selera lidah semarang juga sih , biarpun untuk satu persatu menu belum tentu yang terenak di smg hehe.. seperti babi gorengnya gw tetap lebih seneng punya lapo :D. Untuk minumannya sih standar kami pesan teh saja, harganya juga standar kota Semarang.
Oiya..Kalau lagi makan di R.E.D bisa juga pesan menu di Mr. Bak nti diantar ke R.E.D karena mereka bertetangga hehehe..
--------------
Mr. Bak
Ruko Royal Square A / 23
Marina - Semarang
Ph. 024-7663-1657
Langsung aja yuk meluncur.....
Mr. Bak ini terletak di lokasi komplek Ruko Royal Square Marina ( sederetan sama Cafe du Portrait dan R.E.D. ) , bagi yang belum tahu ruko itu bisa cari jalan menuju arah Pantai Marina, nanti di sisi kiri akan terlihat deretan ruko nah di situlah ruko-ruko tersebut berjejer.
Sudah terlihat dari namanya , tentu saja menu yang disajikan disini adalah menu B2 ( non halal ) , jadi tidak ada menu yang halal di sini. Begitu masuk ruangan, akan tercium aroma khas minyak babi , jadi ya kita gak mungkin nemukan aromatherapy jasmine ataupun jeruk disini hehehe...
| Eksterior Mr. Bak , di luar ada meja kursi untuk duduk juga |
| Suasana tempat duduk lt. 2 |
| Lembar Menu Makanan |
| Berikut menu-menu yang sempat kami coba : |
| Salah satu menu rekomendasi gw , renyah kulit ngoyangnya |
| hmmm.. Samcan.. Enak nih, sayang saus tauconya kurang banyak, |
| Pas pedesss banget... gak tahan pedesnya jadi cuman makan dikit |
| Ini favorit hubby, maklum dia sukanya yang daging-daging gak suka samcan |
| Kalau ini favorit mami dan adek gw, bagi gw agak kepedesan |
Oiya..Kalau lagi makan di R.E.D bisa juga pesan menu di Mr. Bak nti diantar ke R.E.D karena mereka bertetangga hehehe..
--------------
Mr. Bak
Ruko Royal Square A / 23
Marina - Semarang
Ph. 024-7663-1657
Rabu, 15 Januari 2014
Babi Kecap
Dulu gw pernah masak babi kecap ngikutin resep salah satu teman, tapi rasanya kurang cocok karena banyak pakai rempah , jadi rasanya jadi seperti babi kecap herbal hehe.. Pas mami semarang masakin kok ternyata rasanya enak sesuai lidah gw , resep mami bagi gw jauh lebih simple dan gampang dibuat. Bahan juga jauh lebih sederhana. Yang paling penting hubby juga suka banget, padahal dia bukan penggemar pork hehehe.. Ini pas saya masak porsi sedikit untuk coba-coba.
Bahan :
250 gr daging babi has dalam ato sam can ( untuk daging pilih yang ada lemaknya dikit , tanya tukang jual babinya kalau bingung hehehe ). Daging potong kotak-kotak termasuk minyaknya
4 siung bawang putih geprek cacah
1 buah pekak
Kecap manis
Garam
Merica
Telor rebus kupas kulitnya
Tahu ( dipotong kotak goreng dulu.. kalau mau pakai , di resep ini saya tidak pakai )
1lt air mendidih
Sedikit minyak
Cara memasak :
1. Tumis dengan sedikit minyak bawang putihnya
2. Setelah agak wangi masukkan daging-dagingnya semua masak hingga matang ( warna pink jadi abu-abu coklat ) sambil beri garam 1 sdt
3. Biasa akan keluar minyak dan kaldu dari dagingnya , hati-hati saat menggoreng jangan sampai lengket dengan wajan karena bisa jadi gosong
4. Setelah matang masukkan pekak dan beri kecap manis sekitar 4-5 sdm , sekalian masukkan air mendidihnya. Air harus mendidih supaya daging tidak jadi ulet dan lebih cepat mendidihnya. Masukkan juga telor dan tahunya.
5. Diamkan dengan api kecil supaya bumbu menyerap dan daging empuk ( wajan bisa diberi tutup ) , sekitar 20-30 menit.
6. Setelah bumbu meresap dan daging empuk , baru tambahkan merica .
Note :
*jika air kurang karena terserap daging, bisa ditambahkan dikit-dikit ( catatan air harus panas supaya suhu tidak turun )
* Bagi yang tidak terlalu suka aroma pekak, pada saat setengah jalan mengempukkan daging pekak bisa dikeluarkan atau bisa juga saat setelah matang saat manasi babi kecap nya.
* Kalau kurang manis bisa ditambahkan gula , karena kecap manis yang dipakai kan beda-beda kemanisannya
Bahan :
250 gr daging babi has dalam ato sam can ( untuk daging pilih yang ada lemaknya dikit , tanya tukang jual babinya kalau bingung hehehe ). Daging potong kotak-kotak termasuk minyaknya
4 siung bawang putih geprek cacah
1 buah pekak
Kecap manis
Garam
Merica
Telor rebus kupas kulitnya
Tahu ( dipotong kotak goreng dulu.. kalau mau pakai , di resep ini saya tidak pakai )
1lt air mendidih
Sedikit minyak
Cara memasak :
1. Tumis dengan sedikit minyak bawang putihnya
2. Setelah agak wangi masukkan daging-dagingnya semua masak hingga matang ( warna pink jadi abu-abu coklat ) sambil beri garam 1 sdt
3. Biasa akan keluar minyak dan kaldu dari dagingnya , hati-hati saat menggoreng jangan sampai lengket dengan wajan karena bisa jadi gosong
4. Setelah matang masukkan pekak dan beri kecap manis sekitar 4-5 sdm , sekalian masukkan air mendidihnya. Air harus mendidih supaya daging tidak jadi ulet dan lebih cepat mendidihnya. Masukkan juga telor dan tahunya.
5. Diamkan dengan api kecil supaya bumbu menyerap dan daging empuk ( wajan bisa diberi tutup ) , sekitar 20-30 menit.
6. Setelah bumbu meresap dan daging empuk , baru tambahkan merica .
Note :
*jika air kurang karena terserap daging, bisa ditambahkan dikit-dikit ( catatan air harus panas supaya suhu tidak turun )
* Bagi yang tidak terlalu suka aroma pekak, pada saat setengah jalan mengempukkan daging pekak bisa dikeluarkan atau bisa juga saat setelah matang saat manasi babi kecap nya.
* Kalau kurang manis bisa ditambahkan gula , karena kecap manis yang dipakai kan beda-beda kemanisannya
Jumat, 15 November 2013
Pangsit B2 ( pork )
Dulu jaman gw masih kecil, mami gw sering masak pangsit goreng dengan saos buatan sendiri terutama di event2 khusus, seperti ultah gw hehe... Pangsitnya enak banget, gw baru tahu setelah besar, kalau ternyata pangsit mami itu pakai daging babi giling.
Nah pas ke semarang , mami belikan gw daging babi giling ( di Kudus tidak ada di pasar2 biasa ) , daun bawang dan kulit pangsitnya ( belum nemu kulit pangsit yang enak juga di kudus ) .
Dengan cara yang hampir sama dengan membuat Pangsit daging sapi , gw langsung masak dan rasanya wow memang hampir persis kalau mami gw masak hehehe.. hubby yang penggemar gorengan juga suka banget hihihi, padahal dia bukan penggemar b2 .
Bahan :
250 gr daging babi giling ( beli di gg baru )
8 siung bawang merah rajang
5 siung bawang putih geprek cacah
seikat daun bawang potong kecil-kecil
1 telor ayam kocok
2 sdm saus tiram ( boleh tidak pakai )
Garam
Merica
Gula
20 kulit pangsit
Minyak untuk menggoreng
sedikit air untuk menempelkan kulit
Cara memasak :
1. Siapkan sekitar 5 sdm minyak goreng, panaskan, sebelum minyak panas masukkan bawang putih dan bawang merah. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi tapi sebelum gosong
2. Masukkan daging giling , aduk-aduk hingga matang , karena daging b2 cenderung lebih lengket
3. Setelah daging matang, masukkan bumbu2 : saus tiram, 2 sdt garam, 1 sdm gula, taburi merica, aduk terus
4. Masukkan telor kocok sambil diaduk kemudian tambahkan daun bawang
5. Cicipi sehingga rasa sesuai selera
6. Diamkan isian supaya tidak terlalu panas, baru taruh di atas kulit pangsit dan lipat kedua ujung ( membentuk segitiga ) kemudian lipat lagi supaya membentuk seperti 'perahu' ** beri sedikit air supaya kulit bisa melekat ( bisa pakai putih telor juga untuk melekatkan )
7. Goreng pangsit yang sudah terlipat dengan minyak panas api sedang
8. Setelah keemaskan angkat dan tiriskan , sajikan dengan saos sambal, kalau mau membuat sendiri bisa lihat resep selanjutnya :D
------------
Bahan saos tomat:
2 siung bawang putih geprek
150 ml air
sedikit air yang sudah diberi maizena ( untuk mengentalkan )
5 sdm saos tomat ( boleh tambah sedikit saos sambal kalau mau sedikit pedas )
2 sdm gula
Cara membuat saos :
1. Didihkan air, masukkan bawang putih , saos tomat, gula, aduk hingga rata
2. Setelah mendidih masukkan air maizena supaya kental
3. Setelah meletup dan warna maizena sudah tidak terlihat matikan api
4. Makan dengan pangsit hmmm yummy :D
Nah pas ke semarang , mami belikan gw daging babi giling ( di Kudus tidak ada di pasar2 biasa ) , daun bawang dan kulit pangsitnya ( belum nemu kulit pangsit yang enak juga di kudus ) .
Dengan cara yang hampir sama dengan membuat Pangsit daging sapi , gw langsung masak dan rasanya wow memang hampir persis kalau mami gw masak hehehe.. hubby yang penggemar gorengan juga suka banget hihihi, padahal dia bukan penggemar b2 .
Bahan :
250 gr daging babi giling ( beli di gg baru )
8 siung bawang merah rajang
5 siung bawang putih geprek cacah
seikat daun bawang potong kecil-kecil
1 telor ayam kocok
2 sdm saus tiram ( boleh tidak pakai )
Garam
Merica
Gula
20 kulit pangsit
Minyak untuk menggoreng
sedikit air untuk menempelkan kulit
Cara memasak :
1. Siapkan sekitar 5 sdm minyak goreng, panaskan, sebelum minyak panas masukkan bawang putih dan bawang merah. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi tapi sebelum gosong
2. Masukkan daging giling , aduk-aduk hingga matang , karena daging b2 cenderung lebih lengket
3. Setelah daging matang, masukkan bumbu2 : saus tiram, 2 sdt garam, 1 sdm gula, taburi merica, aduk terus
4. Masukkan telor kocok sambil diaduk kemudian tambahkan daun bawang
5. Cicipi sehingga rasa sesuai selera
| Isi pangsit yang sudah matang *telat moto hehehe |
7. Goreng pangsit yang sudah terlipat dengan minyak panas api sedang
8. Setelah keemaskan angkat dan tiriskan , sajikan dengan saos sambal, kalau mau membuat sendiri bisa lihat resep selanjutnya :D
------------
Bahan saos tomat:
2 siung bawang putih geprek
150 ml air
sedikit air yang sudah diberi maizena ( untuk mengentalkan )
5 sdm saos tomat ( boleh tambah sedikit saos sambal kalau mau sedikit pedas )
2 sdm gula
Cara membuat saos :
1. Didihkan air, masukkan bawang putih , saos tomat, gula, aduk hingga rata
2. Setelah mendidih masukkan air maizena supaya kental
3. Setelah meletup dan warna maizena sudah tidak terlihat matikan api
4. Makan dengan pangsit hmmm yummy :D
Langganan:
Postingan (Atom)

